semoga harimu indah



"Do you want to love me ? Or do you want I love you ?"


"Hah, kamu ngomong apa sih?"

"About love."

"Damn."

Laki-laki ini selalu saja mengikutiku. Duduk dengan sengaja di depanku. Selalu setiap hari di coffee shop tempat aku biasa menghabiskan brunch-time. Berbicara tentang hal yang sama, cinta.

"Aku tidak kenal kamu, aku tidak tau kamu siapa. Aku tidak peduli pada kamu dan aku tidak peduli pada apa yang kamu bicarakan," pernah aku berbicara demikian padanya. Tapi dia hanya memandangku dalam diam, kemudian meluncurlah dari mulutnya, "Don't you care about love?"

---

Hari ini adalah minggu pertama, hari kerja yang sangat sibuk. Tapi tetap saja aku keluar menagih brunch-time, tempat yang sama brunet-coffee, hanya di seberang kantorku.

Kupilih meja kosong dekat jendela, tempat biasa yang tak pernah disinggahi orang selain aku di jam segini. Tak lama waitress datang dengan apron merah mudanya dan aku memesan beberapa picis makanan dan banana-milk.

Tak lama kemudian makananku datang, aku sudah bersiap dengan novel tebalku sejak tadi. Sejenak waitress menyeletuk, "Maaf, ada titipan untuk anda nona."

Kukernyitkan alisku dan kulihat sekeliling sebelum membuka lipatan surat berwarna kuning. Lelaki itu tak datang, aneh.

Kubuka perlahan dan kubaca pelan.
"Terima kasih telah menjadi pendengar setiaku. Aku tak akan lagi bertanya tentang cinta padamu. Semoga harimu indah. Athen."

Hmm, jadi namanya Athen. Kubaca ulang surat itu dan ada yang sedikit janggal di sana. Entah, tiba-tiba aku berlari keluar dari coffee-shop. Kuremas surat itu dan tergesa kakiku melangkah ke ujung jalan. Terlihat sekumpulan orang tengah berkumpul melongok ke bawah jembatan. Makin bergegas ku dibuatnya.

Kulongokkan perlahan kepalaku ke orang-orang yang tak kalah ramai di bawah jembatan. Jaket kulit warna cokelat tua, topi baseball merah, dan berlumuran darah. Oh tidak, kakiku lemas. Itu dia, lelaki yang tak kan pernah lagi bertanya tentang cinta.

---



--Jogjakarta, 10 Desember 2010 22:27--
--mood hari ini gelap--


pict. source = photobucket.com

nothing to do with you, it's personal, my self and I



I hope you know, I hope you know.
That this has nothing to do with you.
It's personal, Myself and I

Kau dan aku hanya terdiam. Melihat langit penuh bintang di perbukitan. Nyaris sempurna dalam diam. Hanya lukisan malam terpampang untuk santapan mata.

We've got some straightenin' out to do
And I'm gonna miss you like a child misses their blanket

Tak lagi kuhitung berapa banyak bulan purnama terlewat saat kita terpisah jarak. Awal yang meragu, saat aku masih mengubur, kau sibuk dengan masa lalu, dan aku memilih mundur.

But I've got to get a move on with my life
It's time to be a big girl now
And big girls don't cry
Don't cry, don't cry, don't cry

Di purnama yang ke sekian kau datang, berbicara tentang kata. Tapi payah, kau masih bermain dengan isyarat. Aku malas membaca dan masih belum mau beranjak.

The path that I'm walking
I must go alone
I must take the baby steps until I'm full grown

Pernah terbit suatu keinginan, tapi aku masih tak mau terkuras nafsu walau terkadang menyenangkan. Melawan hasrat walau tak kan mudah.

Fairytales don't always have a happy ending, do they
And I foresee the dark ahead if I stay

Orion itu terang karna kita berdua berada di bukit tertinggi milik bumi, tempat terdekat untuk kaki langit. Tak ada cahaya yang mampu mengalahkan terangnya. Dan kita terselimut gelap.

Like the little schoolmate in the school yard
We'll play jacks and uno cards
I'll be your best friend and you'll be mine valentine
Yes, you can hold my hand if you want to
'Cause I want to hold yours too
We'll be playmates and lovers and share our secret worlds

Kau mau bermain? Bolehlah untuk sesekali, asal kau tak bermain tentang pertanda. Kan kurentangkan tangan bila ku ingin, tapi kujulurkan kaki jika letih mendera.

But it's time for me to go home
It's getting late, dark outside
I need to be with myself instead of calamity
Peace, Serenity

Saatnya pulang, tinggalkan bukit bintang, tak perlu ada memoar tersusul. Tak perlu menjadi snow white, sleepin beauty, bahkan little mermaid sekalipun. Aku tak lagi hidup di dunia dongeng. Temuilah 7 kurcaci yang kan menemanimu jika kau kesepian.

I hope you know, I hope you know
That this has nothing to do with you
It's personal, Myself and I

Aku harap kau tau, karna aku tidak bicara tentang isyarat. Aku berbicara tentang kata.



--Jogjakarta, 8 Desember 2010 13:28--
--ketika kata tak lagi terukir indah--

pict. source = photobucket.com