nothing to do with you, it's personal, my self and I



I hope you know, I hope you know.
That this has nothing to do with you.
It's personal, Myself and I

Kau dan aku hanya terdiam. Melihat langit penuh bintang di perbukitan. Nyaris sempurna dalam diam. Hanya lukisan malam terpampang untuk santapan mata.

We've got some straightenin' out to do
And I'm gonna miss you like a child misses their blanket

Tak lagi kuhitung berapa banyak bulan purnama terlewat saat kita terpisah jarak. Awal yang meragu, saat aku masih mengubur, kau sibuk dengan masa lalu, dan aku memilih mundur.

But I've got to get a move on with my life
It's time to be a big girl now
And big girls don't cry
Don't cry, don't cry, don't cry

Di purnama yang ke sekian kau datang, berbicara tentang kata. Tapi payah, kau masih bermain dengan isyarat. Aku malas membaca dan masih belum mau beranjak.

The path that I'm walking
I must go alone
I must take the baby steps until I'm full grown

Pernah terbit suatu keinginan, tapi aku masih tak mau terkuras nafsu walau terkadang menyenangkan. Melawan hasrat walau tak kan mudah.

Fairytales don't always have a happy ending, do they
And I foresee the dark ahead if I stay

Orion itu terang karna kita berdua berada di bukit tertinggi milik bumi, tempat terdekat untuk kaki langit. Tak ada cahaya yang mampu mengalahkan terangnya. Dan kita terselimut gelap.

Like the little schoolmate in the school yard
We'll play jacks and uno cards
I'll be your best friend and you'll be mine valentine
Yes, you can hold my hand if you want to
'Cause I want to hold yours too
We'll be playmates and lovers and share our secret worlds

Kau mau bermain? Bolehlah untuk sesekali, asal kau tak bermain tentang pertanda. Kan kurentangkan tangan bila ku ingin, tapi kujulurkan kaki jika letih mendera.

But it's time for me to go home
It's getting late, dark outside
I need to be with myself instead of calamity
Peace, Serenity

Saatnya pulang, tinggalkan bukit bintang, tak perlu ada memoar tersusul. Tak perlu menjadi snow white, sleepin beauty, bahkan little mermaid sekalipun. Aku tak lagi hidup di dunia dongeng. Temuilah 7 kurcaci yang kan menemanimu jika kau kesepian.

I hope you know, I hope you know
That this has nothing to do with you
It's personal, Myself and I

Aku harap kau tau, karna aku tidak bicara tentang isyarat. Aku berbicara tentang kata.



--Jogjakarta, 8 Desember 2010 13:28--
--ketika kata tak lagi terukir indah--

pict. source = photobucket.com

liburan akhir pekan di kerajaan Iblis

Kudapati sebuah lembaran note simpel tertulis di sebuah kertas yang diletakkan begitu saja. Kusentuh, terasa panas. Kuulas senyum kemudian, surat dari kerajaan ternyata.

---

"Pengelola Bagian Kerja menitahkan kepada seluruh penggoda-penggoda untuk rehat sejenak setelah semingguan ini bekerja keras. Paduka cukup puas dengan hasil kerja. Selamat berlibur di akhir pekan."

---

Setelah kubaca, sekejap seluruh kertas berubah menjadi abu, khas surat yang selalu dikirim kerajaan yang berstempel api.

Karna itu, akhir pekan ini aku berlibur dari kerjaku sebagai penggoda, sungguh liburan yang sangat jarang kudapatkan mengingat kerjaanku yang seabrek tak pernah selesai. Walau begitu, tetap kunyalakan devil-messenger untuk menerima pesan dari para bawahan. Kuteliti d-mail yang masuk, tiba-tiba satu pesan online masuk.

Conkz : "Libur nih, bingung mau ngapain."

Segera saja kubalas,
Me : "Loh, biasanya hang-out bareng sama Ruw ato Ana?"

Conkz : "Lagi stress mereka, abis kena relokasi."

Me : "Duh, pindah ke mana?"

Conkz : "Ga tauk, lagi ngungsi di pelataran. Belum jelas dari pihak atas."

Me : "uftt.."

Oconkz adalah teman belajarku dulu waktu kecil. Kita duduk berdampingan sejak tingkat ajar I. Ketemu Genderuw (aku panggil Ruw) dan Kuntanak (Ana) pas tingkat ajar II dan sejak itu kita gabung terus sampai tingkat ajar X. Ruw dan Ana langsung diterjunkan ke lokasi kerja, sedangkan aku dan Oconkz meneruskan sampai tingkat ajar XII.

Aku sedikit beruntung karena masih bisa meneruskan ke tingkat ajar lanjutan yang membawaku menjadi penggoda level tinggi. Dengan fasilitas mewah walau kerjaan seabrek, aku jarang turun ke bumi. Berbeda dengan ketiga sahabatku yang kerjaannya memang di bumi.

Sejak minggu lalu, semua divisi level tinggi mendapat tugas dari Paduka. Karena itu banyak yang bersuka-ria (jarang-jarang paduka menurunkan titah langsung), dan kami para penggoda level tinggi pun membuat pembagian tugas kepada bawahan-bawahan. Tugasnya cukup gampang : "Bumi sedang bergerak, kacaukan manusia. Tidak boleh ada satu pun yang terlewat, kacaukan tuntas."

Sedikit kuceritakan tentang divisiku ini. Kami bekerja untuk menggoda manusia, tepatnya yang berjenis lelaki. Dengan beragam bisikan yang sering dilakukan bawahanku, sampai ada yang sanggup menyamar menjadi beragam bentuk yang sangat menggoda lelaki bumi (sebenarnya tergantung level mereka sendiri sih). Dan karena ada titah dari Paduka langsung, kami pun bergerilya mencari lelaki lebih cepat dari biasanya. Kami hembuskan ide-ide konyol ke telinga mereka hingga semua kata yang terucap selalu menyakiti manusia lainnya. Tak terkecuali siapapun lelaki di bumi, kamilah ahlinya. Dan surat dari Pengelola Bagian Kerja menjadi bukti ketangguhan kerja kami selama seminggu ini. Bumi sedang kacau balau, tak ada satupun lelaki yang mampu berpikir bersih.

Tentang Ruw dan Ana, sebenarnya aku juga tak mampu menawarkan sesuatu. Pembagian wilayah di bumi diatur oleh Pengelola Wilayah Duniawi. Terkadang memang tidak enak menjadi penggoda lapangan. Gara-gara bumi sedang bergerak, kudengar Pengelola Wilayah Duniawi memanggil seluruh penggoda lapangan area 3 untuk berkumpul di pelataran. Baru kutahu dari lelaki-lelaki di bumi bahwa area 3 luluh lantak, pantas saja Pengelola Wilayah Duniawi sampai harus memanggil seluruh penggoda lapangan di area itu. Tak ada lagi pepohonan besar yang nyaman untuk ditinggali penggoda-penggoda level kecil seperti Ruw dan Ana.

Kulanjutkan candaku bersama Oconkz di devil-messenger. Kutawarkan datang ke rumahku yang menggantung di langit ke-tujuh, sayang visa miliknya habis tenggat. Belum sempat diurus, divisinya malah ikut berlibur. Dan aku sendiri juga masih bingung, jarang liburan jadi bingung mau ke mana.

---

Ditulis oleh malaikat hitam yang telah sempurna berubah menjadi manusia berhati iblis di balik meja kerjanya.



---




kisah ini adalah serial iblis


--Magelang, 13 November 2010 14:45--
--dapet ide abis OOT di tempat tetangga, wkwk--


pict. source = fanpop.com